Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Yang mendiskreditkan nya terkait penyimpangan dana DD semasa ia menjabat

derapjambi.my.id_tanjabbar   –  Mantan Kepala Desa Sungai Kepayang Kecamatan Senyerang bantah tudingan penyimpangan anggaran Dana Desa 2018. Dan akan tempuh jalur hukum Terkait fitnah dan pencemaran nama baik pribadinya.

Hal itu dikatakan Kasrun Mantan Kades periode 2013 hingga maret 2019 ini kepada media (22/02). Menurutnya tudingan bahkan laporan yang dialamatkan kepada dirinya sangat lah tidak benar dan fitnah semata.

“Saya membantah semua tuduhan tersebut, bahkan ini sudah masuk pada fitnah terhadap saya pribadi, perangkat Desa dan BPD Sungai Kepayang periode  2018 lalu, ” Katanya saat dikonfirmasi via telepon.

Dijelaskan nya juga, seluruh proses pengunaan dana DD dan ADD Tahun 2018 sudah dilaksanakan sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku.

“Semua proses sudah kita laksanakan, mulai dari penganggaran sampai pada pelaksanaan pekerjaan, adapun kelebihan anggaran di tahun tersebut sudah kita kembalikan sesuai dengan mekanisme yang telah di tentukan, ” Jelasnya.

Hasil dari pemeriksaan yang disampaikan ke Desa pada saat itu adanya kelebihan dalam penganggaran sebesar 73 juta, “begitu kita Terima hasil pemeriksaan, kami pihak Desa langsung melakukan proses pengembalian berdasarkan aturan yang berlaku, dan bukti tersebut juga kita sampaikan kepada instansi dan pihak yang berwenang, ” Tambahnya.

Terkait tuduhan dan fitnah yang mengganggu ketentraman dirinya menjadi perhatian serius selama dua pekan terahir, “kami sedang berembuk dengan seluruh perangkat Desa dan BPD yang menjabat pada masa itu, jika nanti ada unsur fitnah dan pencemaran nama baik, maka kami akan menempuh jalur hukum, termasuk soal penyebutan saya meminta uang tanah Kantor Desa kepada Kades baru, ” Tegas Kasrun.

Kepala Inspektorat Tanjab Barat, Encep Jarkasih kepada wartawan mengungkapkan kalau tuntutan tersebut telah di audit dan terdapat temuan sekitar Rp 73 Juta pada tahun 2018 dan sudah dikembalikan yang bersangkutan ke Pemerintah Desa Sungai Kepayang.

“Temuan sekitar 73 juta dari kelebihan pembayaran/kemahalan pembelian genset, tanki penampung air, sumur bor dan jalan rabat beton,
dan itu sudah dikembalikan oleh yang bersangkutan ke rekening Pemerintah Desa Sungai Kepayang,” jelaasnya.

Berdasarkan dugaan tersebut, Inspektorat akan berkoordinasi dengan Dinas PMD Tanjabbar dan Instansi terkait sambil melakukan evaluasi internal untuk menindaklanjuti informasi yang disampaikan saat Unras.

“Kita akan bekerja sesuai tugas dan kewenangan inspektorat dan peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

Kepala Inspektorat juga memberi imbauan untuk semua perangkat Desa dan pengelola keuangan yang berasal dari Pemerintah agar dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan yg berlaku

“Dan jangan ragu atau malu apabila ada yang tidak difahami dalam melaksanakan tugas untuk menanyakan atau meminta pendapat kepada yang megerti dan memahami peraturan perundang undangan,”himbau nya. (Sul)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.