Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Setelah atap Stadion Karya Bhakti kini Jembatan Kuala Dasal selanjutnya…….

derapjambi.my.id_kualatungkal.  -Miris kondisi Jembatan Kuala Dasal Kecamatan Tungkal Ulu Kabupaten Tanjab Barat. Pasalnya, baru selai dibangun melalui sumber dana APBD Tanjab Barat 2019 lalu kondisi badan jembatan sudah turun hingga 50 CM.

Kurangnya mutu dan kualitas proyek sumber dana APBD Kabupaten Tanjab Barat tahun 2019 kembali mencuat. Karena baru satu bulan selesai dikerjakan proyek jembatan kuala Dasal yang berlokasi di kecamatan Tungkal ulu ini sudah turun hingga 50 cm.

Salah seorang pemuda peduli pembangunan Hamka (02/02) kemarin meyarankan Bupati Tanjung Jabung Barat bersama Anggota DPRD kabupaten Tanjab Barat memangil instansi terkait untuk segera mengecek kondisi jembatan Kuala Dasal Kecamatan Tungkal Ulu  yang badan jembatan mengalami penurunan.

“Iya setelah saya lihat memang benar terjadi perubahan pada jembatan penghubung tersebut, kita menyarankan Bupati beserta komisi III DPRD Tanjab Barat memanggil dinas PUPR instansi yang melaksanakan kegiatan tersebut, “ucap matan ketua Himpunan mahasiswa Islam (HMI) cabang Tanjab Barat Provinsi Jambi.

Melihat dari kondisi menurunnya bangunan Jembatan Kuala Dasal dari kontruksi bangunan awal yang sangat jauh hingga puluhan cm wajar saja jika warga merasa khawatir, “Pemerintah dan Dinas terkait harus serius memperhatikan turunnya bangunan jembatan ini, jangan sampai kondisi ini menggangu kenyamanan dan berimbas pada aktifitas warga yang melintas di wilayah ini, ” Terangnya.

Ia juga menambahkan, harus ada investigasi mendalam guna mengetahui penyebab turunnya bangunan jembatan. Dan patut diduga ada item pekerjaan yang dikerjakan tidak sesuai RAB, “pihak terkait harus serius menyikapi turunnya bangunan jembatan kuala dasal, ada pengaruh tidak dengan stabilitas abutment nya, harus di cek apakah sudah sesuai bestek apa tidak pekerjaan jembatan tersebut, jika satu bulan saja turun nya mencapai 50 cm tidak menutup kemungkinan dapat membahayakan pengguna jalan yang melintas di jembatan ini, Dinas PUPR jangan anggap remeh persoalan ini, ” Imbuhnya.

Sementara itu dinas PUPR kabupaten Tanjab Barat melalui kabid Bina Marga Arif Sambudi saat dikonfirmasi media terkesan menutupi kondisi yang ada di lapangan, terkait turunnya bangunan Jembatan di desa Kuala Dasal Kecamatan Tungkal Ulu.

“Memang benar terjadi penurunan pada bagian oprit jembatan kuala dasal kurang lebih 50 cm, bukan badan jembatan, ” Kilahnya.

Dia juga menyebut turunnya jembatan ini disebabkan aktifitas mobil ber tonase besar melintas di atas jembatan kuala dasal, “jembatan turun disebabkan beban yang terlalu besar, selain kendaraan biasa, tronton milik PT WKS yang melintas di jembatan ini juga menjadi penyebab turunnya oprit jembatan kuala dasal, “sebutnya.

Disingung soal tindakan apa yang akan dilakukan dinas PUPR terkait kondisi jembatan kuala dasal, “kan masih ada masa pemeliharaan, tentunya kita akan segera perintahkan rekanan lakukan perbaikan dalam masa pemeliharaan ini, secepatnya itu kita laksanakan, ” Tegasnya.

Dari data yang dihimpun dilapangan, turunnya struktur bangunan jembatan kuala dasal tidak hanya terjadi pada bagian oprit saja. Melainkan badan jembatan juga telah terjadi penurunan secara drastis. sayangnya aji mumpung yang bernama masa pemeliharaan selalu jadi penutup ” bobrok ” nya kualitas pekerjaan proyek. (Sul)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.