Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

derapjambi.my.id_tanjabbar. -Pemangilan Muklis bakal Calon Bupati dan sejumlah parpol oleh Bawaslu dinilai terlalu dini. Pasalnya, hingga hari ini belum ada satupun kontestan Pilkada Tanjab Barat yang terdaftar di KPU.

Suhu politik jelang pilkada serentak 2020 mulai terasa memanas di kabupaten Tanjab Barat. Elit politik merasa gerah dengan sikap bawaslu yang secara tiba-tiba memanggil para elit parpol dan Bacabup pada jumat (24/01) kemarin.

Pemanggilan Muklis,oleh Banwaslu dikabarkan terkait pelanggaran kode Etik ASN.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tanjab Barat, Hadi Siswa diupaya konfirmasi terkait pemanggilan tersebut,melalui  via whatsapp engan komentar.

“Maaf saya sedang di Jambi menghadiri  rakor keuangan.Tanya saja ke kawan (anggota komisioner,red) yang di kantor,” ujar Hadi Siswa singkat.

Terkait pemanggilan Banwaslu secara tiba-tiba ini mendapat respon beragam dari masyarakat. Mulai dugaan tebang pilih dalam penerapan aturan, sampai pada dugaan adanya pesanaan, “murni kah ini karna aturan, atau karna adanya pesanan, ” Cetus simpatisan Muklis.

menurutnya juga langkah pemanggilan yang dilakukan Bawaslu kurang tepat. Pihaknya juga merasa dirugikan lantaran alasan penegakan aturan terkesan tebang pilih dan menilai kandidatnya dikebiri.

Dalam pelaksanaan Pilkada mesti melewati setiap proses. Termasuk untuk mendapatkan perahu partai yang mengharuskan setiap pasangan bakal calon mengikuti mekanisme seperti mendaftar di partai politik yang membuka penjaringan.

“Kalau seorang ASN tidak boleh mendaftar dipenjaringan parpol, itu sama saja melarang hak konstitusi seseorang yang berhak untuk dipilih dan memilih,” ujar sepantisan Muklis ditemui saat mendampingi Muklis di Kantor Bawaslu Tanjab Barat.

Sementara itu Muklis saat di konfirmasi sejumlah awak media mengaku kaget dengan pemanggilan Bawaslu, “kita juga bingung apa yang harus kita siapkan untuk menjawab atau mengklarifikasi pemanggilan sebagai mana yang kita ketahui tahapan Pilkada saja belum dimulai, ” Jelasnya.

Meskipun demikian dia berterima kasih pada pihak Bawaslu Tanjab Barat, “sangat memperhatikan perkembangan politik di wilayah ini, dan berharap ini jadi awal kebaikan untuk semua kandidat yang berkompetisi nantinya, “sebutnya.

Disinggung soal apakah dia (Muklis-red) merasa dirugikan atas pemangilan dirinya oleh pihak Bawaslu, tidak lah, semoga apa yang kita jelaskan menjadi clear dan tidak lagi di ulang-ulang nantinya, ” Pungkasnya. (Sul)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.