Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

derapjambi.my.id_tanjabbarat        _ Badan kehormatan DPRD kabupaten Tanjab Barat bungkam terkait perseteruan ketua Komisi III dan salah satu wakil ketua DPRD.

Sementara telah terjadi gesekan antara anggota dan unsur pimpinan terkait ketidak hadiran kabid Bina Marga Dinas PUPR saat rapat kerja Komisi III beberapa waktu lalu.

Ketua badan kehormatan Dewan H. Abdurahman mengaku belum ada laporan terkait perseteruan anggota dan unsur pimpinan.

“Sejauh ini belum ada laporan, kita ada aturan dan tidak bisa main pangil aja, kita tunggu laporan lah, ” Katanya.

Sempat menghebohkan media sosial dalam sepekan terahir kisruh anggota, ketua komisi dan unsur pimpinan DPRD Tanjab Barat mendapat respon beragam dari netizen. Sayangnya BK Dewan tidak resfek dengan bergulirnya informasi yang menghebohkan jagat medsos itu

Buktinya belum lama ini terjadi gesekan beda sudut pandang antara dua anggota Dewan yang dipicu ulah kabid Bina marag (BM) tidak hadir dalam rapat mitra kerja komisi III yang diduga memilih turun kelapangan bersama wakil ketua pimpinan DPRD ketimbang menghadiri rapat.

Sontak hal ini mengundang kecewaan ketua komisi III Hamdani, hingga mengeluarkan statmen atau peryataan pedas yang menuding tidak hadirnya kabib Bina Marga dalam rapat, ulah Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat  “jelasnya pada awak media.

Statmen pedas yang dilayangkan Ketua Komisi III ini terus bergulir bagai bola salju dan akhirnya dibalas oleh wakil ketua DPRD Tanjab Barat M. Safril Simamora dengan mengeluarkan peyataan tak kalah pedas.

Kepada awak media, Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat dari fraksi PAN ini membenarkan ketidak hadiranya saat sidang waktu lalu.

“Saya tidak bawa Arif Sambudi. Bohong itu,” ujar politisi yang akrab dipanggil Ucok Mora via ponselnya, Rabu (05/02).

Ia beralasan sedang menjalankan tugas dan amanhnya sebagai perwakilan rakyat  untuk meninjau beberapa pekerjaan di wilayah Ulu.

“Surat undangan saya ada, tapi untuk turun kelapangan hari Selasa. Karena orang tu kan rapat hari Senin, saya kira selesai hari itu, makanya saya turun ke lapangan hari Selasa,” sambungnya.

Ia menjelaskan secara pribadi maupun sebagai unsur pimpinan, pihaknya tidak mungkin sengaja membatasi tugas anggota dewan lain.

“Tak mungkin saya nak turun harus selesai rapat komisi dia. Itulah intinya, aku juga punya hak turun kelapangan. Sempat rapatnya dak selesai dua minggu, dak turun – turun kita,”pungkasnya. (Sul).

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.